Sunday, January 8, 2012

Volunteer Training

Ya, jadi, YBA itu Yayasan Bina Antarbudaya. YBA itu bisa dibilang penyelenggara program-program pertukaran peajar ke luar negeri dari dan ke Indonesia, diantaranya AFS (American Field Service-Europe), K-L YES (Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study-USA), dan Jenesys (Jepang).
YBA ini sendiri merupakan yayasan non-profit yang dijalankan oleh volunteer-volunteer. Mereka-mereka ini macam-macam, ada yang returnee (orang yang sudah kembali dari program pertukaran), kandidat-kandidat (kayak gue), atau orang yang memang hanya ingin ber-volunteer.
Gue sendiri, pengen jadi volunteer karena gue udah ikut seleksinya dari awal sampai akhir dan jadi ingin ikut merasakan sebagai pengurusnya, dan sebagai kandidat, gue juga masih mau “memberi” kepada yang “memberi” gue kesempatan itu.

Anyway, gue baru pulang dari Volunteer Training YBA Bogor nih. Jadi, untuk jadi volunteer itu ada pelatihannya. Dan ini adalah pelatihan pertama gue.
Di sesi pertama, gue dan peserta training lain dijelasin tentang asal-usul dan profil YBA Bogor. Kita dikasih tahu apa itu “volunteer” yang sesungguhnya, dan apa saja yang bakal kita dapat dan beri dari menjadi volunteer.
Di sesi kedua, kita dijelasin tentang public relations dalam volunteering di YBA. Intinya, sebagai volunteer, kita adalah PR atau penyambung lidah antara internal YBA dan masyarakat luas.
Di sesi ketiga, kita dikasih beberapa simulasi yang nantinya akan diaplikasikan secara nyata ketika kita menjadi volunteer. Simulasinya lucu-lucu deh. Yang pertama, kita disuruh membawa teman kita yang tertutup matanya ke mana-mana. Intinya, kita sesama volunteer harus saling percaya dan lebih peka terhadap hal-hal kecil. Yang kedua, kita  disuruh menggambar kertas yang nantinya hari kita harus diisi dengan kegiatan-kegiatan sehingga waktu kita selalu bermanfaat. Game ini random banget, sampe-sampe ada yang nanya gini, “Nge-date sama gue yuk,” “Jam berapa?” “Jam setengah tiga” “Sore?” “Engga, pagi..... Biar bisa sholat subuh bersama.” “Eng...............oke.” Yang ketiga, kita intinya mempraktekkan untuk menyampaikan image yang baik tentang YBA kepada masyarakat luas.

Selain itu, gue juga ketemu beberapa alumni OSIS kayak A Patrya dan Teh Fia dan juga anaknya guru lia gue yang selama ini gue belum tau orangnya, Kak Gama.

Seru lah pokoknya, a good point to start a life somewhere out of Smansa. Hahahaha.

2 comments:

  1. ""ingin ikut merasakan sebagai pengurusnya, dan sebagai kandidat, gue juga masih mau “memberi” kepada yang “memberi” gue kesempatan itu.""

    amin,,, terus semangat ya... hehe
    "mas ade"

    ReplyDelete