Monday, December 31, 2012

Summing Up 2012: Momen-momen yang Masih Bisa Saya Ingat

Nusa Rantai Emas
Pertama kali sadar betapa besar pengaruh yang saya bisa kasih tahun ini.

Danu Smansa Day 2012
... dan segala prosesnya. Persiapan, danu akbar tiap minggunya, laporan di depan tiap rabes. Segila-gilanya galak, malesin, galau... Segila-gilanya gila duit. Duit duit duit. Mau tidur mikirin duit, mau bangun mikirin duit. Organisir data & hitung duit, jadi makanan sehari-hari. Iya, sehari-hari, selama 2 bulan.

Malam Penutupan Smansa Day 2012
Jam 3 malam pulang ke rumah, sarapan, mandi, terus cabut lg ke Smansa. Liat bencong mangkal depan Smansa. Bantuin Nabiel yang desperate ga jelas cari barikade gara-gara barikade dari logistiknya dipake HUT Bogor. "Gue gak mau closing Smansa Day gue barikadenya meja!" Kata gue. Dan akhirnya dapet jam 12 malam, dengan harga 3x lipat. Pegang cash 30jt di tangan semalaman. Jam 4 akhirnya tidur di samping panggung yang lagi berisik karena lagi dipasang besi-besi bareng Ovi, Dennis, dan Nabiel. Bangun-bangun Pak Agus Sunarya udah nongkrong di meja piket. Langsung bangunin Ovi terus lari ke musola.

Rapat AFS Jam 4 Sore Waktu Closing Smansa Day
Gara-gara rapat, saya jadi gak bisa lihat Jelanguan waktu itu. Nyesek banget, padahal kedengeran. "Oh gini rasanya, segini baru ngelewatin Jelanguan." =)

Sponsor Pacific 2012
Cuma bantuin rapihin data gadget murid Smansa. Maksa koor gue buat ikut ngedarin proposal sekali aja sebelum berangkat. Kejabah, walaupun jadi sampah cuma nemenin doang. Maaf ya, Biel.

Orientasi INAYPSC 2012-2013 (YES)
Nyanyi-nyanyi hampir tiap malam dari jam 11 sampai sahur, makan roti dan susu tiap jam 12 biar gak sakit. Tidur dari habis sahur sampai jam 7-an selama 7 hari. Pushing myself to the limit part 2, setelah regen OSIS.

Farewell Party INAYPSC 2012-2013
Menambah satu lagu ke playlist pribadi yang isinya gak mau didenger karena bikin nangis - Chrisye - Selamat Jalan Kekasih. Dipeluk nyokap di atas panggung, dipakein pin bendera Indonesia yang akhirnya hilang di atas panggung sampai sekarang. "Abeh mana?" Dan akhirnya bokap gue naik ke atas panggung juga. "Jangan lupa pulang, ya."

Hari Keberangkatan YES 2012, 6 Agustus
Bongkar koper, ganti travel bag dengan ransel Hanif yang masih ada di gue sampe sakarang... Haaaa gila emang. Momen paling stress 2012. Semuanya diacak-acak H-4 jam keberangkatan. Gak mau diinget lagi.
Tapi, temen-temen dari OSIS dan Smansa memang luar biasa. Terharu luar biasa waktu jumlah mereka ngelebihin jumlah temen-temennya anak lain dari Jakarta. Dikasih banyak kado, terutama warna ungu. Maaf karena gak bisa dibawa semua. Berasa ulang tahun banget waktu itu... Makasih banyak ya, supportnya!!! Kalian emang gak ada duanya!
Mimpin yel-yel di luar terminal, walaupun leading nya salah. Gak papalah. Selesai yel-yel langsung basah di pundak Indi - nangis terheboh 2012. Gak ada yang pernah ngeliat gue nangis kayak gitu.

Keberangkatan YES St. Louis, MO, 10 Agustus
Jadi satu-satunya anak Indonesia yang berangkat ke St. Louis dari Washington D.C., gue baru sadar bahwa dari poin ini gue akan selalu sendiri. Gak bisa lagi apa-apa cari temen. Must grow up.
Pertama kali belanjain uang USA buat sarapan di Five Guys bareng 1 anak India dan 2 anak Turki gara-gara pesawat pindah terminal dan delay. Sarapan paling sepi dan awkward, pertama kali dengan orang baru selama hidup gue.

*****

Tahun ini tahun paling gak biasa dalam hidup saya.
AFS dan OSIS - dua hal yang telah dan sedang mengubah hidup saya, ambil peran sangat besar tahun ini. Yang akan saya ingat selama-lamanya.
Tahun ini tahunnya masalah hati. Bukan hanya masalah itu, tapi juga saya bisa rasakan betapa saya sudah tambah dewasa.

Belum pernah seterharu ini meninggalkan satu tahun.
Nulis ini, gue jadi sadar betapa keren dan supernya setahun kemarin.
Jadi ada sekat di tenggorokan.

Terima kasih ya Allah, untuk 2012 yang sangat luar biasa.

No comments:

Post a Comment